Skip to main content

[TUTORIAL] CARA MUDAH MEMBUAT BLOG MELALUI HP/ANDROID


Salam~
Seorang teman tertarik untuk membuat blog. Tetapi, modalnya cuma hape alias ponsel alias android. Si teman bingung. Memangnya bisa bikin blog pakai hape?

Tentu saja bisa, dong!

Blog saya ini juga, saya bikinnya pakai hape, lewat chrome. Dan, sejak create beberapa waktu lalu sampai sekarang, sudah ada beberapa postingan mengisi blog ala-ala ini.

Makanya, berawal dari permintaan teman untuk membuatkan blog lewat hp, saya pun terinspirasi untuk menulis tutorial cara mudah membuat blog melalui hp. Mungkin, di luar sana sudah banyak bertebaran tutorial serupa. Bagaimanapun, saya hanya ingin berbagi, kok. Kali aja ada yang berminat bikin blog tapi masih ragu-ragu gegara nggak ngerti gimana cara bikinnya sementara modal hape doang.

Nah, yuk, kita mulai saja tutorialnya! ^^

Pertama, yang diperlukan adalah browser yang tepat. Browser yang sekiranya bisa untuk membuka blog dengan maksimal. As for me, saya pakai google chrome.

Jika browser sudah, selanjutnya tinggal masuk ke blogger(dot)com. Akan muncul tampilan seperti ini:


Klik "CREATE YOUR BLOG". Lalu ikuti instruksinya, yaitu memasukkan alamat email beserta password.

Setelah langkah di atas diikuti, akan muncul tampilan ini:

Tulis judul blog yang diinginkan. Tulis juga alamat blog dan cek ketersediannya. Lalu, pilih tema yang sudah disediakan. Setelah itu, klik "Buat Blog" yang warna oranye itu.


Blog sederhana sudah jadi, yay~! ^^
Tinggal dieksplorasi saja~

Bagian "Entri Baru" atau "New Entry" itu untuk membuat postingan baru. Setelah membuat postingan dan dipublikasikan, untuk mengeceknya bisa klik "Lihat Blog" yang warna hijau di sebelah kiri atas itu.

Tulis judul postingan. Lalu, tinggal tulis/copas tulisan yang ingin diposting. Pilih "compose" untuk mengetik lebih mudah, "html" untuk mengetik dengan kode-kode.

Di sini, jenis tulisan, bentuk huruf, dll. bisa diatur seperti terlihat pada bar di atas.



Selain jenis dan bentuk huruf, bisa juga menyisipkan link, foto, atau video ke dalam postingan. Bentuk paragraf juga bisa diatur.

Pada bar di atasnya (lurus dengan bar judul), "simpan/save" berarti menyimpan tulisan sebagai draft. "Pratinjau/preview" untuk mengecek tulisan kita sebelum diposting. Jika semuanya sudah diperiksa, klik "publikasikan/publish" untuk memposting tuliaan kita.

Nah, selesai!

Gampang banget, kan...? ^^

Tinggal eksplorasi saja, dan mengembangkan blog menjadi lebih baik.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba! ^^

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

[WRITING] 7 JENIS PARAGRAF PEMBUKA CERITA YANG MENARIK PEMBACA (DENGAN CONTOH)

Hallo there~ Kita berjumpa lagi~ 😃 Kali ini kita membahas tentang pembukaan sebuah cerita. 😃 Kalian tahu, paragraf pertama sebuah cerita ibaratnya display pada jendela toko. Bagaimana membuat display yang menarik sehingga pelintas (calon pembaca) berhenti dan membaca tulisan kita? Nah, tanpa banyak basa-basi, langsung saja kita bahas satu per satu. 😊 Ada 7 jenis paragraf pembuka cerita yang mampu menarik pembaca dalam sekali pandang, yaitu: 1. Cerita dibuka dengan sebuah action/kejadian. Perempuan itu datang saat matahari terbenam. Langit menggelap dengan semburat jingga di ufuk barat. Angin bertiup pelan dan burung-burung kembali ke sarang. Di punggungnya, seorang bocah laki-laki tertidur dengan kedua lengan erat memeluk leher perempuan itu. 2. Cerita dibuka dengan mengenalkan salah satu tokoh/karakter yang ada dalam cerita. Saat berusia sembilan tahun, adikku Maya memenangkan sebuah perlombaan melukis. Dia memang berbakat dalam melukis. Hingga

[WRITING] TEKNIK MENULIS SHOW DON'T TELL (DILENGKAPI CONTOH)

Salam~ Kita pasti sering mendengar teknik ini. Tapi, apa, sih, show don't tell itu? Secara harfiah, show berarti menunjukkan dan tell berarti memaparkan. source: http://visualcreatives.com Telling berarti kita hanya memaparkan, pembaca hanya membaca. Tidak ada interaksi antara pembaca dengan tulisan kita. Tidak ada ikatan. Sehingga, pada akhirnya tidak ada kemistri terjalin dan pembaca tidak dapat masuk/meresapi apa yang mereka baca. Akibatnya, bisa saja pembaca merasa bosan, tidak tertarik, bahkan tidak ingin melanjutkan membaca. Sebaliknya, showing berarti kita melibatkan pembaca. Kita menunjukkan dengan cara yang luwes sehingga pembaca dapat ikut membayangkan/merasakan apa yang dialami tokoh dalam cerita kita. Dengan begitu, akan terjalin ikatan dan pembaca pun dapat meresapi apa yang mereka baca. Teknik ini bagus untuk membuat agar pembaca terus melanjutkan membaca. Baca: Flash Fiction - ITU Flash Fiction - MERPATI PUTIH Contoh narasi te

[WRITING] PENGERTIAN DAN CONTOH FLASH FICTION

Flash Fiction atau yang biasa disingkat FF (bukan fanfic, ya!) merupakan cerita pendek super singkat yang panjang umumnya sekitar 200-500 kata. Saking pendeknya, sebuah FF bisa dibaca habis (selesai) dalam waktu kurang dari lima menit. Atau, seperti kutipan pada gambar di atas: cerita yang selesai kamu baca sebelum kopimu dingin. FF berbeda dengan cerpen apalagi novel. Jika sebuah fiksi (cerpen atau novel) punya tahapan perkenalan, konflik, klimaks, anti-klimaks, dan penyelesaian, dalam FF hanya ada konflik dan klimaks . Sesuai dengan pengertiannya, unsur dalam FF yaitu singkat, padat, dan twisted ending . Bentuk FF yang singkat dan padat itu berimbas pada penceritaan penggambaran setting terutama lokasi, yang pada FF dibuat sedemikian rupa sehingga tidak memakan banyak ‘kuota kata’. Dan, untuk membuat sebuah FF berkesan, twisted ending berperan penting di sini. Secara harfiah, twisted ending berarti akhir cerita yang dipelintir atau diputar. Maksudnya, akhir yang