[WRITING] DIALOG DAN ETIKETNYA

Image
Dialog Artikel ini pertama kali diposting di halaman Kastil Mimpi. =================================== DIALOG DAN ETIKETNYA =================================== Sebelum membaca, pastikan kamu sudah ‘menyukai’ halaman Kastil Mimpi . #jangan_copas #SHARE_jika_bermanfaat =================================== =================================== Etiket memiliki 2 (dua) arti. 1. Keterangan yang menyertai sesuatu; 2. Tata cara yang baik. Dari kedua pengertian di atas, bisa dibaca, kan, ke mana arah pembicaraan kita? Yep yep, kita akan membicarakan tentang etiket percakapan (atau lebih sering dikenal dengan ‘dialog tag’) dan etiket dalam menulis percakapan (alias tata cara penulisan dialog). Dalam penulisan, dialog dibuka dan diakhiri dengan tanda petik (“…”). Pemakaian tanda baca di akhir dialog tergantung dari tujuan dialog itu sendiri. Jika dialog tersebut berupa pertanyaan, harus diakhiri dengan tanda tanya (?). Jika itu berupa kalimat deklarat

[FLASH FICTION] KETIKA BULAN MATI





Bruk.

Akar melintang yang menyembul dari tanah membuatku terjatuh. Ngilu seketika menghampiri pergelangan kaki. Namun, segera aku bangkit dan kembali berlari.

Di atas sana bulan mati. Dalam gelap, ranting-ranting rendah dan semak-semak begitu saja kuterobos. Sesekali hampir pula aku menabrak batang-batang keriput pepohonan. Semakin jauh berlari, pepohonan semakin rapat dan aku semakin sering terjatuh.

Kutengok sekilas ke belakang demi melihat cahaya-cahaya merah bergerak cepat. Tampak semakin banyak, bunga merah itu menyambar-nyambar memecah kegelapan.

"Cepat, cepaaat!" teriak salah satu dari pembawa suluh itu.

"Kepung dia!" sahut yang lain.

"Jangan biarkan dia lolos!" Yang lain menimpali.

Terengah-engah, aku mengerahkan tenaga untuk bergerak lebih cepat, tak ingin tertangkap oleh mereka. Benar-benar tak ingin.

Kudengar teriakan-teriakan mereka—para manusia yang mengejar—timbul tenggelam dan bersahutan. Kata-kata seperti penyihir, monster, dan sebagainya seolah melintas begitu saja di telingaku.

Kuingat-ingat lagi kenapa mereka mengejarku. Oh, benar. Itu karena manusia adalah makhluk yang kejam.

"Itu dia, di sana!" teriak mereka sahut-menyahut. Lalu, obor-obor mulai beterbangan dan jatuh di sekitarku, diikuti anak panah dari berbagai arah.

Menghindari obor dan anak panah yang berjatuhan, aku mempercepat lariku. Di depan sana, tampak sebuah kolam memantulkan cahaya api dari obor-obor.

Aku hampir mencapai kolam ketika anak panah menembus perutku. Lalu, lenganku. Dadaku. Kakiku.

Aku melompat saat sebuah anak panah mengenai jantungku. Dan…, aku pecah. Menjadi apa diriku sesungguhnya. Kelopak-kelopak bunga berhamburan sebagai ganti tubuhku, lalu luruh, berjatuhan di permukaan kolam.

Sekali lagi kuingat-ingat kenapa mereka begitu ingin membunuhku. Itu karena aku telah jatuh cinta kepada seorang manusia. Ah, kurasa, manusia memang makhluk yang paling kejam.

***
Hazuki Auryn
Negeri Bawah Angin, 30 Juni 2016
Versi awal (sebelum perbaikan EBI) pernah diunggah di sini: FB/hazuki.auryn
flower petals on the lake


Comments

  1. Wah ternyata saya punya koleksi FF banyak juga, ya? Saya pikir itu prompt ^_^ . Karena begitu singkat dan timbul begitu saja, jadi saya kumpulin saja biar ga ilang.

    Makasih mb, tulisannya membantu banget

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[WRITING] 7 JENIS PARAGRAF PEMBUKA CERITA YANG MENARIK PEMBACA (DENGAN CONTOH)

[WRITING] TEKNIK MENULIS SHOW DON'T TELL (DILENGKAPI CONTOH)

[WRITING] CARA MENENTUKAN JUDUL YANG MENARIK (DAN CONTOH)

[WRITING] PENGERTIAN DAN CONTOH FLASH FICTION

[WRITING] DIALOG DAN ETIKETNYA