Skip to main content

[RANDOM TALK] A NEW YEAR, A NEW START

New Year
Tahun Baru, Awal Baru


SELAMAT TAHUN BARU~ 😍😍😍

Bagaimana kabar kalian? Bagaimana kabar target-target kalian di 2019 kemarin dan apa resolusi kalian di 2020 ini???

Tahun 2019 kemarin, banyak sekali pengalaman saya dapat. Yang membahagiakan, yang menyedihkan, yang membuat bersemangat dan membuat terpuruk, yang membuat patah dan bangkit kembali. Oleh karena itu, pada tahun kembar 2020 ini, saya ingin memulai kembali dengan menata apa yang sudah saya mulai dan apa yang ingin saya capai. Mungkin, perlu waktu, tetapi setidaknya bulan Januari ini saya dedikasikan untuk penataan ulang. Semoga tidak molor, hehehe.... 😁

Time Quotes

Salah satu tindakan awal saya untuk merealisasikan "a new year, a new start" adalah mengubah nama domain blog ini. Seperti kalian tahu jika kalian pengunjung tetap, blog ini dulunya bernama hazukiisme.blogspot.com. Nama yang sering ditertawakan karena dikiranya saya PeDe banget mengakui diri sebagai paham hazukiisme, padahal itu sebenarnya di baca "hazuki is me" (hazuki adalah saya). Dulu, waktu bikin blog ini, saya sama sekali nggak kepikiran, lho, kalau itu bakal disalahbacakan menjadi hazukiisme. 😅 Makanya, mulai hari ini blog ini bisa diakses dengan menelusuri www.pojokhazuki.com.

Sebenarnya, sudah lama saya kepingin punya domain sendiri. Alhamdulillah, awal tahun 2020 ini bisa terlaksana. Rasanya seneng banget, bener-bener excited dan saya sampai heboh banget. 😂 Kehebohan ini bahkan saya bagikan di WhatsApp dan akun Facebook saya. Gimana nggak excited, coba? Ini pertama kali saya beli domain dan pasang sendiri, nggak pesan ke orang atau minta dipasangkan orang lain. Jadi, ya, ketika berhasil, wuah... rasanya seperti bunga-bunga bermekaran di musim semi. #lebai 😆

Tadinya, saya ingin beli langsung di Google. Sudah memasukkan ke keranjang dan memasukkan nomor kartu. Eh..., ternyata pembayaran ditolak, dong. Pakai kartu Pak Ping, ditolak. Pakai kartu saya, disuruh perbaiki informasi kartu. Sudah dicoba berkali-kali, tetep gagal. Ya, sudah, saya coba cari web yang jual domain. Ketemu banyak web, sih, tapi saya akhirnya beli di Domainesia sebab di sana dilengkapi artikel tutorial pemasangan domain di Blogger. Di tempat lain juga ada, tapi saya merasa tutorial pemasangan domain yang di Domainesia ini lebih mudah diikuti. Jadi..., saya masuk ke client area, melakukan pembelian domain, dan ikuti langkah-langkah yang ada di tutorial tersebut.

Berapa harga domain di Domainesia?

Saya kena harga 99k untuk domain, sekitar 78k untuk perlindungan akun, ditambah ppn 10%, jadi totalnya sekitar 196k. Di situ, karena saya masukkan nomor ponsel, saya juga dapat SMS pemberitahuan dari Domainesia. Oh, ya, jika kalian ingin beli domain di Domainesia juga, jangan lupa masukkan nomor berita transfer yang diberikan oleh Domainesia, ini agar aktivasinya lebih cepat. Kayaknya begitu. Soalnya, saya masukkan itu dan langsung beres. Domain masuk ke akun client area saya di Domainesia. Selanjutnya, tinggal memasang nama domain tersebut ke blog yang ingin diganti domainnya, dengan mengikuti tutorial pemasangan domain. Nggak butuh waktu lama, domain blog sudah berubah dari nama lama ke nama baru. 😍

Sayangnya..., iklan yang semula terpasang jadi hilang begitu ganti domain! 😂
Tapi, tenang..., nanti saya bagikan cara memasang kembali iklan ke blog yang berganti nama domain.

Next, hal lain yang juga berkaitan dengan "a new year, a new start" buat saya adalah color scheme. Saya ini pencinta merah, entah kenapa dari dulu saya suka merah hingga orang-orang terdekat saya sering memberi saya hadiah berwarna merah dari baju, tas, dan sebagainya. Saat membeli buku, saya juga lebih sering tertarik dengan buku bersampul merah seperti The Robe of Skulls-nya Vivian French atau kombinasi merah dan hitam seperti The Short Second Life of Bree Tanner-nya Stephenie Meyer. Rasanya, merah membuat saya lebih hidup.

Namun, ternyata... secara psikologi merah membawa amarah. 😅 Seperti api, merah membawa amarah dan bahaya, hasrat yang menggebu-gebu dan sikap agresif. Merah juga secara kesehatan meningkatkan kinerja jantung dan tekanan darah. Bahkan, Bara Kesumat saya juga didominasi merah, amarah dan dendam. Nah, loh! Pantas saja... saya merasakan apa yang saya rasakan. 😅

Novel
Bara Kesumat - Sebuah Novel oleh Mega Yohana


Makanya, di awal 2020 ini, saya ingin pelan-pelan mengubah color scheme saya dari merah menjadi hijau. Mengapa hijau? Karena, Wizarding World memasukkan saya ke Slytherin. 😂 Nggak, nggak, bukan itu alasan sebenarnya, sekalipun saya bangga menjadi Slytherin. 😎 Eniwei, hijau membawa makna pertumbuhan, kelahiran kembali, alam, keseimbangan, stabilitas, kesehatan, rasa bertanggung jawab, dan dapat menenangkan ketika kita dalam tekanan pekerjaan. Hijau seperti pohon-pohon, membumi, menyejukkan. Saya sendiri suka bertualang di alam. Dulu malah pernah bergabung dengan klub pencinta alam yang kerjaannya nongkrong di gunung atau jalan ke pantai, atau yang paling kurang kerjaan adalah napak tilas yang start-nya pukul 11.00 malam! Kurang kerjaan gimana, coba? 😆 Thus, sebenarnya kalau dipikir-pikir, dari awal saya sudah merasa dekat dengan alam, lebih senang jalan-jalan ke wisata alam dibanding ke kota atau mall. Jadi, ya, kalau saya merasa perubahan color scheme dari merah ke hijau ini lebih ke... pulang. Kembali ke alam, meskipun kalau sekarang diajak jalan-jalan ke gunung, saya bakal ngos-ngosan pakai banget. 😂

Nanti, saya bikin artikel khusus untuk membahas tentang warna ini.

Symbol
A New Beginning Symbol

Oh, ya, apa kalian sudah tahu simbol yang saya gunakan di foto pembuka di atas? Itu adalah simbol untuk awal yang baru atau "a new beginning". Saya menggambarnya di jurnal 2020 saya, bareng sama kutipan-kutipan lain dan doa-doa sebagai pengingat, hehehe....😁 Jurnalnya saya bikin sendiri, lho, dari melipat sejumlah kertas HVS dan kardus bekas sebagai sampul dan beberapa selotip, kapan-kapan saya tulis artikel tutorialnya. Tentu saja, hanya untuk kalian yang suka ngejurnal dan bikin sendiri jurnalnya. Kalau nggak suka, sih, buat apa lihat tutorial membuat jurnal sendiri, ya, kan? 😅

Ah..., sepertinya, cukup sekian random talk yang bener-bener random ini. Terima kasih sudah mampir, baca juga artikel Pojok Hazuki lainnya, ya! 💓💓💓

Dan..., bagaimana dengan tahun baru kalian? Yuk, sharing di kolom komentar! 😍



Mega Yohana

Ikuti saya di Instagram: Mega Yohana dan Sasakala Senja
Mari berteman di Facebook: Mega Yohana

Disclaimer:
Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi penulis, Pojok Hazuki tidak menerima bayaran apa pun dari Domainesia untuk merekomendasikannya. 

Comments

  1. Selamat dengan domain barunya yaa, semoga makin rajin ngeblog :D

    ReplyDelete
  2. selamat mbak udah memasuki babak baru dengan berubah menjadi TLD, semangatnya pasti nambah juga dung buat ngeblog.

    jd warna merah ga bisa diartikan kharismatik atau semangat ya mbak? atau hal positif lainnya gitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih, pak, cuma bingung adsense nya jadi gak tayang, :"D

      ada positifnya, passion dan bersemangat. Cuma, kalau saya mungkin karena udah bertahun-tahun, yg ngaruh banyakan negatifnya. XD

      Delete
  3. Saya juga udah lama langganan di Domainesia, ya meskipun seringnya buat domain online shop sih. Semoga di tahun ini juga bisa menyusul pasang domain TLD ke blog personal.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[WRITING] 7 JENIS PARAGRAF PEMBUKA CERITA YANG MENARIK PEMBACA (DENGAN CONTOH)

Hallo there~ Kita berjumpa lagi~ 😃 Kali ini kita membahas tentang pembukaan sebuah cerita. 😃 Kalian tahu, paragraf pertama sebuah cerita ibaratnya display pada jendela toko. Bagaimana membuat display yang menarik sehingga pelintas (calon pembaca) berhenti dan membaca tulisan kita? Nah, tanpa banyak basa-basi, langsung saja kita bahas satu per satu. 😊 Ada 7 jenis paragraf pembuka cerita yang mampu menarik pembaca dalam sekali pandang, yaitu: 1. Cerita dibuka dengan sebuah action/kejadian. Perempuan itu datang saat matahari terbenam. Langit menggelap dengan semburat jingga di ufuk barat. Angin bertiup pelan dan burung-burung kembali ke sarang. Di punggungnya, seorang bocah laki-laki tertidur dengan kedua lengan erat memeluk leher perempuan itu. 2. Cerita dibuka dengan mengenalkan salah satu tokoh/karakter yang ada dalam cerita. Saat berusia sembilan tahun, adikku Maya memenangkan sebuah perlombaan melukis. Dia memang berbakat dalam melukis. Hingga

[WRITING] TEKNIK MENULIS SHOW DON'T TELL (DILENGKAPI CONTOH)

Salam~ Kita pasti sering mendengar teknik ini. Tapi, apa, sih, show don't tell itu? Secara harfiah, show berarti menunjukkan dan tell berarti memaparkan. source: http://visualcreatives.com Telling berarti kita hanya memaparkan, pembaca hanya membaca. Tidak ada interaksi antara pembaca dengan tulisan kita. Tidak ada ikatan. Sehingga, pada akhirnya tidak ada kemistri terjalin dan pembaca tidak dapat masuk/meresapi apa yang mereka baca. Akibatnya, bisa saja pembaca merasa bosan, tidak tertarik, bahkan tidak ingin melanjutkan membaca. Sebaliknya, showing berarti kita melibatkan pembaca. Kita menunjukkan dengan cara yang luwes sehingga pembaca dapat ikut membayangkan/merasakan apa yang dialami tokoh dalam cerita kita. Dengan begitu, akan terjalin ikatan dan pembaca pun dapat meresapi apa yang mereka baca. Teknik ini bagus untuk membuat agar pembaca terus melanjutkan membaca. Baca: Flash Fiction - ITU Flash Fiction - MERPATI PUTIH Contoh narasi te

[WRITING] CARA MENENTUKAN JUDUL YANG MENARIK (DAN CONTOH)

Judul ibaratnya sebuah jendela. Dari jendela, dapat terlihat apa yang ada di dalam rumah. Dan, tentu saja, judul yang baik adalah judul yang mampu membuat "calon pembaca" tak sekadar melirik, tapi juga berhenti untuk membaca karya kita. Karena itu, judul cukup penting untuk sebuah karya. Untuk kalian yang memberikan judul "setelah" sebuah tulisan selesai dibuat, sebaiknya memperhatikan ini: #Satu Perhatikan tulisan yang sudah dibuat: Itu membicarakan apa? Fokus atau pokok permasalahan yang disoroti dalam tulisan itu apa? Dari situ, buatlah judul yang sekiranya mampu menarik pembaca. #Dua Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat judul, selain EBI (Ejaan Bahasa Indonesia) dan tanda baca, judul yang bagus adalah judul yang membuat pembaca berhenti dan "melihat" ke arahnya. Judul seperti ini memiliki kekuatan untuk "mengajak" pembaca "mampir". Bagaimana membuat judul yang menarik? Karena saya pribadi tidak memil